Motto Santri :

Utlubul Ilma Minal Mahdi Ilallahdi
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 14 April 2010

Jilbab Adalah Harga Mati !!!

............Kira-kira dua pekan kemudian, aku mendengar berita yang sangat mengejutkan. Ternyata masalah kami belum selesai. Ujian Alloh yang lebih besar datang lagi. Ada empat ikhwan yang dulu menjadi pendukung kami dalam kasus jilbab dipanggil menghadap ke KODIM. Entah siapa yang melapor, kami tidak tahu...............


...............Dan tak kuduga, ternyata aku juga mendapat giliran dipanggil ke KODIM. Sejenak terbersit rasa takut dalam diriku. Tetapi aku segera sadar, masih ada Alloh yang menjadi Pelindungku.................

................. Kemudian aku dihadapkan kepada petugas intel yang siap dengan berbagai macam pertanyaan........

..............Kami dianggap sebagai kelompok ortodok, kolot dan suka membuat huru-hara. Berita sekitar pro kontra tentang jilbab di sekolah kami akhirnya meluas. Sehingga sempat menjadi berita nasional dan diliput oleh beberapa media massa nasional pada tahun ’90-an yang lalu. Tapi kami terlanjur melangkah dan tidak sanggup mundur untuk menghentikan langkah, karena kami yakin kebenaran ada pada kami. Dan kami yakin akan pertolongan Alloh yang begitu dekat. Kami lebih takut kepada adzab Alloh daripada ancaman, gertakan dan hinaan dari pihak-pihak yang tidak suka kepada kami...............


(LIHAT SELANJUTNYA DI http://almawaddah.or.id/keluarga/asam-garam/40-perjuangan-mempertahankan-mahkota-2)

.......................Kurang lebih dua bulan kemudian, ada berita yang sangat membahagiakan. SK pembolehan siswi memakai jilbab di sekolah turun. Teman-temanku yang tidak ikut pindah meminta agar aku kembali ke sekolah asal. Aku hanya tersenyum. Jelas itu tidak mungkin.

Tidak ada komentar: